Ketika
malam tiba seperti biasa aku sibuk dengan pacar kedua ku yaitu laptop ku. Dan
pada saat itu tiba-tiba hp ku berbunyi ada pesan masuk dari ketua ilmiah kampusku, rupanya pesan tentang informasi senior Garis Pena atau yang bisa di kenal
sebagai organisasi yang bergelut di bidang ilmiah mahasiswa di undang ke kampus
pusat dan siapa saja yang tidak berhalangan datang. Langsung saja aku membalas
pesan tersebut bahwa aku sanggup untuk ikut karena kebetulan pada hari H aku
tidak ada jadwal.
Keesokan harinya aku kuliah dan bertemu dengan
ketua Garis Pena. Oiya ketua Garis Pena bernama Septiawan biasanya sih di panggil Tia Wawan atau apa lah
sesuka yang manggil yang penting pas di panggil dia noleh aja hahaha. . . Aku
pun menanyakannya siapa aja yang berangkat untuk ke sosialisasi PKM di kampus
pusat di malang. Wawan pun menjawab, “sekitar 8 rang bro, 6 cowok dan 2 cewek
maba”. Aku pun bertanya lagi untuk menghancurkan seriusnya pembicaraan. “hemm,
tu ceweknya ada yang cantik gak bro, kan enak biar gak bosan di jalan ada yang
bisa di pandang hahaha ”, Wawan “wahaha, dasar kalo itu aku kurang tau bro,
lihat aja ntar hari H nya hahaha”.
Aku pun
berjalan menuju kelas ku, tak di sangka aku bertemu seseorang yang kucinta tapi
belum jadi milik ku. Dan entah kenapa setelah ketemu kayak motor baru di
service, terasa bersemangat sekali tuk kuliah. Sambil berjalan menuju kelas
akupun berfikir. Ide PKM apa yang bisa bermanfaat oleh orang banyak, dan
bermanfaat untuk ku karena bisa ku naikan levelnya menjadi skripsiku ntar. Ya,
jalan satu-satunya ya jelas membuat sebuah aplikasi.
Kemudian
aku pun mendapat sebuah titik sedikit terang dari pemikiranku tentang ide
tersebut. Aku pun memutuskan untuk membuat aplikasi mobile. Karena pada
kehidupan modern ini manusia sekarang untuk menggunakan computer hanya sekitar
mungkin 30% saja dan sisanya pengguna aktif smartphone, nah maka dari itu aku
bertujuan untuk membuat aplikasi yang difokuskan untuk pengguna mobile.
Tak terasa
kuliah telah usah, sambil memikirkannya aku pun pergi ke kampus IPS tanpa
dengan tujuan untuk menemuin teman ku yang mantan presiden mahasiswa. Kenapa
aku mencari dia, tujuanku tak lain karena dia aku lihat jiwanya emang lebih
condong ke social. Siapa tau dia bisa bantu karena orang yang banyak mempunyai
kenalan biasanya mempunyai wawasan yang lebih luas dan otomatis idenya lebih
modern jika dibandingkan dengan orang yang hanya banyak membaca. Itu menurut
saya, alasannya simple karena kata pepatah lama “sejauh mata memandang masih
jauhan mulut berbicara” yang aku artikan dengan versi ku dan dalam tema wawasan
“orang yang hanya bisa membaca tulisan dan tulisan akan dikalahkan oleh orang
yang banyak bergaul dengan orang”.
Saat
selesai solat ashar aku bertemu dengan belia. Dia bernama Tasim, aku biasa
memanggilnya begitu. “Assalamuallaikum, mas
ada punya ide gak, ni aku ada 50% ide nih membuat aplikasi berbasis
mobile tapi aku bingung nih mau buat aplikasi apa ya yang bermanfaat minimal 1
atau 2 orang ?” tanya ku. Tasim pun menjawab “hemm, nah aku kebetulan ada dek,
ni aku kemarin ada kenalan orang pertanian
datanya di kantor tu banyak dan banyak yang hilang gimana kalo
dimasukkan ke teknologi”. Nah saat itu hal yang langsung aku tangkap adalah
membuat aplikasi berbasis web karena pada masalahnya dia mempunyai data yang
banyak kalo aku masukkan di aplikasi mobile bisa kebesaran dan pasti membebani
si mobile ntar hahaha.
Kemudian
hari yang di tunggu-tunggu tuk menjadi tamu sosialiasasi PKM oleh panitia PKM
dikti. Pada jam 8 pagi aku dan rombongan berangkat dari kampus cabang menuju
kampus pusat dengan menggunakan fasilitas kampus. Sambil di berjalanan kami pun
bercanda gila bersama teman-teman hahaha.
Sesampainya
di kampus pusat jam menunjukkan jam 11. Karena para cacing di perut dah pada
drum band gak jelas apa musiknya tanda lapar akupun mengajak teman ku untuk cari makan. Tiba-tiba salah satu teman
ku berkata “makan kok di cari, makan tu
di beli, kalo di cari ntar di marahin sama yang jual hahaha”. Aku pun membalas
candaannya “wahaha ya sebahagiamu dah, cari makan yang 4Y”, lalu salah satu
dari kami tanya, “apa lagi tu 4Y”, “4Y, 1. Yang enak, 2. Yang banyak, 3. Yang
murah, 4. Yang jual cantik, hahaha ” kami pun tertawa lagi sambil mereka
berkata kepata ku “mau mu ! hahaha ”.
Sosialisasi
pun dimulai, kami memasuki ruangan, dan duduk pada barisan yang telah
disiapkan.
Singkat
cerita kami pun pulang menuju ke kampus kita lagi. Sesampainya di kampus akupun
langsung menuju pulang. Langsung kubuka laptop dan mulai ku buat tim.
Proposal
PKM telah jadi tinggal cari dosen pendampingnya. Nah inilah kenapa aku sebut
mini skripsi terbang karena aku mencari dosen pendamping gak ada di kampus
cabang selama seminggu yang mempunyai NIDN dan sesuai ketentuan PKM ku. akupun
nekat ke kampus pusat dengan menggunakan my vixi ku untuk mencari dosen
pendamping ya hanya mencari dosen pendamping saja.
Sesampainya
di sana aku mencari dosen yang aku maksud yang sebelumnya sudah aku hubungi.
Tepat jam 11 aku berada di lokasi yang telah aku dan dosen tersebut janjikan.
Aku pun kembali menghubungi beliau kembali. Aku pun mengirim sebuah sms kepada
beliau, sudah 20 menit tak dibalas, maka aku beranikan tuk menelponnya karena
aku fikir ah, taka pa paling jika aku menelpon dengan nada dan bahasa sopan,
tapi apa yang aku dapatkan hanya sebuah janji saja “iya, 20 menit lagi saya
sampai di sana”. 30 menit telah berlalu aku menunggu dosen. Dan saat tu aku
berkata sendiri “ok, 30 menit lagi tidak ada bodo amat dah, aku ganti dosen
lain yang ketemu saat ini”. 30 menit pun berlalu aku pun mulai bergerak
meninggalkan tempat aku duduk untuk berburu dosen.
Tak beberapa lama lewatlah dosen
yang pernah aku kenal, dosen ini kalo ngajar keren kekampus hanya membawa tas
kecil kadang juga gak bawa dan yang di bawa hanya flaskdisk 8Gb. Dosen gamers
kalo aku sebut karena dulu pas saat mudanya pernah dia cerita sempat masuk ke
dunia game online selama 1-2 tahun.





